Latest Entries »

Pinarta's Blog

Ujian sertifikasi profesi di Pasar Modal Indonesia dilaksanakan oleh Panitia Standard Pasar Modal. Sertifikasi ini terdiri dari 3 jenis, yaitu:

  1. WPPE –> untuk menjadi broker-dealer atau sales equity
  2. WPEE –> untuk menjamin emisi efek, membantu perusahaan yang akan malakukan IPO, penerbitan surat utang ( MTN, obligasi )
  3. WMI –> fund manager yang mengatur dana nasabah yang terkumpul dalam bentuk unit dalam reksadana, investasi dalam bentuk portfolio.
  • Contoh soal ujian WMI dapat dilihat disini
  • Contoh soal ujian WPPE dapat dilihat disini

Tempat untuk melakukan pendaftaran ujian:

Jakarta

*Panitia Standard Profesi Pasar Modal

Hotel ATLET-Century Park, Board Room 4, lt. dasar

Jl Pintu Satu – Senayan, Jakarta 10270

Telp. (021) 72792569, 72792804

* UIN Syarif Hidayatullah

    Fakultas Ekonomi & Bisnis

    Jl. Ir. H. Juanda, Ciputat, Jakarta

Bandung

* ITB – Kelompok Studi Ekonomi & Pasar Modal ( KSEP-ITB )

Gedung Kuliah Umum ( GKU ), Lt.2 – Jl. Ganesha 10…

View original post 542 more words

harikaryo

oleh: Hari Karyono / Dosen Pascasarjana Universitas PGRI Adibuana Surabaya ((e-mail: ghokaryo@yahoo.co Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya m)

Masalah minat baca sampai saat ini masih menjadi tema yang cukup aktual. Tema ini sering dijadikan topik pertemuan ilmiah dan diskusi oleh para pemerhati dan para pakar yang peduli terhadap perkembangan minat baca di Indonesia. Namun hasil dari pertemuan-pertemuan ilmiah tersebut belum memberikan suatu rekomendasi yang tepat bagi perkembangan yang signifikan terhadap minat baca masyarakat. Permasalahan yang dirasakan oleh bangsa Indonesia sampai saat ini adalah adanya data berdasarkan temuan penelitian dan pengamatan yang menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia relatif masih sangat rendah. Ada beberapa indikator yang menunjukkan masih rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Rendahnya budaya membaca ini juga dirasakan pada pelajar dan mahasiswa. Perpustakaan di sekolah/kampus yang ada jarang dimanfaatkan secara optimal oleh siswa/mahasiswa. Demikian pula perpustakaan umum yang ada di setiap kota/kabupaten yang tersebar di nusantara…

View original post 4,357 more words

ilmu SDM

Hampir kebanyakan orang beranggapan ada kesamaan antara Key Performance Indicator (KPI) dan Metric. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah, karena sebenarnya KPI itu adalah metric, tapi tidak semua metric itu adalah KPI. Nah, terus bagaimana menjelaskannya? Jawaban sebenarnya adalah bagaimana membedakan antara metric yang merupakan KPI dan metric yang hanya merupakan ukuran saja / indicator only.

Dari namanya, Key Performance Indicator sudah menyebutkan, performance indicator atau penunjuk kinerja. Contohnya performance suatu proses diukur atau ditunjuk melalui suatu KPI.  KPI bukan hanya mengukur suatu panjang, suatu waktu proses, suatu umur alat tetapi lebih tepat ukuran dari suatu performance atau kinerja. Lebih lanjut, KPI merupakan ukuran kunci (key) terhadap bisnis atau kesuksesan, bukan hanya ukuran seadanya / sambil lalu dari suatu bisnis proses. Dengan demikian, KPI sangat erat berhubungan dengan obyektif dari proses yang akan diukur.

Sebuah organisasi layaknya memiliki banyak metric, namun hanya sedikit KPI. Contoh metric adalah : profitabilitas, pangsa pasar…

View original post 262 more words

Soldier of Fortune

cx549

  • Judul Buku : The Economic Naturalist : Why Economics Explains Almost Everything
  • Pengarang : Robert H. Frank
  • Penerbit : Virgin Books Ltd.
  • Jumlah Halaman : 242 halaman + 14 halaman pembuka
  • Tahun Terbit : 2007

Mengapa kulkas jika pintunya dibuka maka lampunya akan menyala tetapi di freezer tidak? Mengapa toko 24 jam tetap harus memiliki kunci di pintunya? Mengapa banyak restoran yang menyediakan minuman refill gratis? Pertanyaan-pertanyaan tersebut nampakya terdengan tidak penting namun sebenarnya pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi semacam misteri tersendiri mengapa hal-hal tersebut bisa terjadi di kehidupan sehari-hari.

View original post 390 more words

bizzisoconsulting

Apakah perusahaan keluarga pada dewasa ini dapat berkompetisi dengan perusahaan profesional lainnya atau perusahaan asing?  Jawabannya adalah tentu saja hal tersebut dapat dilakukan.  Bukanlah sesuatu yang aneh apabila hampir 90% perusahaan besar yang ada saat ini adalah masih perusahaan keluarga atau berasal dari perusahaan keluarga.  Lalu mengapa perusahaan keluarga lebih banyak yang gagal dibandingkan dengan perusahaan keluarga yang berhasil?  Untuk mencari jawabannya, ada baiknya pemilik perusahaan memahami konsep dari inti perusahaan.

1. PERUSAHAAN BUKAN INDIVIDU

Bagaimana Anda sebagai pemilik perusahaan, menetapkan posisi diri sebagai pemilik dari perusahaan.  Apakah Anda sudah menempatkan diri Anda dalam posisi yang tepat di dalam perusahaan?  Banyak pemiliki perusahaan yang lupa bahwa posisi dirinya dalam konsep perusahaan adalah sebagai panduan untuk pengambilan keputusan akhir dan penentu arah kebijakan dari perusahaan.  Bukan perusahaan adalah diri Anda sendiri.  Memandang bahwa perusahaan adalah citra/ imaji dari diri sendiri akan menjadi suatu bentuk tanda-tanda adanya masalah pada perusahaan Anda.

Pertama…

View original post 619 more words

Yusuf Saeful Berlian

Perusahaan keluarga adalah sebuah perusahaan yang dimiliki, dikontrol, dan dijalankan oleh anggota sebuah atau beberapa keluarga atau dikelola oleh anggota-anggota keluarganya. Meskipun demikian, bukan berarti bahwa semua pekerja dalam perusahaan harus merupakan anggota keluarga. Banyak perusahaan keluarga, terutama perusahaan-perusahaan kecil, memperkerjakan orang lain untuk menempati posisi rendahan, sementara posisi tinggi (top manager) dipegang oleh orang dari dalam keluarga pemilik perusahaan. Misalnya saja pemilik perusahaan adalah bapaknya, direkturnya anak pertama, dan wakil direkturnya anak kedua. Banyak perusahaan keluarga yang sukses luar biasa, misalnya saja, Maspion grup, Ciputra, Nyonya Meneer, Sidomuncul, dan Meco.

Partisipasi keluarga dalam perusahaan dapat memperkuat perusahaan tersebut karena biasanya anggota keluarga sangat loyal dan berdedikasi tinggi terhadap perusahaan milik keluarganya. Meskipun demikian, seringkali timbul masalah-masalah dalam mengatur perusahaan keluarga, terutama dalam hal pergantian kepemimpinan. Sering pula muncul benturan-benturan antara kepentingan keluarga dengan kepentingan perusahaan. Sebagai contoh, perusahaan akan cenderung mempertahankan seorang anggota keluarga untuk bekerja meskipun ia kurang…

View original post 4,565 more words

Perspektif

Kinerja Blue Bird 1

Buat pengemudi taksi yang melakukan protes dan demonstrasi karena penghasilannya menurun akibat kehadiran dari uber dan grab, apalagi sampai demo yang bersifat anarkis kemarin, nampaknya harus berpikir ulang. Mungkin anda salah mendemo. Khususnya untuk anda, para pengemudi Blue Bird.

Faktanya, disaat anda, para pengemudi taksi Blue Bird yang menjerit karena penghasilan anda menurun, Blue Bird Tbk setiap tahunnya terus mencatatkan pertumbuhan kinerja yang baik. Sebagaimana tercantum dalam Annual Report/ Laporan Tahunan Blue Bird tahun 2014 Laba komprehensif Blue Bird Tbk tahun 2012 sebesar 118,71 miliar, meningkat jadi 713,20 miliar di tahun 2013 dan 739,82 miliar di tahun 2014.

View original post 310 more words

Living The American Dream

Introduction

In the perspective of understanding research methodologies, the importance of validation and reliability must be considered at various stages of a framework and process. In the preparatory or design phase of research consideration must be given to how the data will be treated. Similar treatment of the information in the Literature Review must also occur. In addressing the research question, data must be collected and how it is treated also remains important which lent credibility to how that data is interpreted in the findings portion of research.

How data is treated required a review of whether or not it belonged in the study. This involved a perspective of validity and reliability associated with the data. The following narrative will answer the following questions:

  • What is the difference between reliability and validity? Which is more important Why?
  • What are the different ways of assessing reliability?
  • What are the different ways…

View original post 2,677 more words

STATISTIKA

Uji t dikembangkan oleh William Sealy Gosset. Dalam artikel publikasinya, ia menggunakan nama samaran Student, sehingga kemudian metode pengujiannya dikenal dengan uji t-student. William Sealy Gosset menganggap bahwa untuk sampel kecil, nilai Z dari distribusi normal tidak begitu cocok. Oleh karenanya, ia kemudian mengembangkan distribusi lain yang mirip dengan distribusi normal, yang dikenal dengan distribusi t-student. Distribusi student ini berlaku baik untuk sampel kecil maupun sampel besar. Pada n ≥ 30, distribusi t ini mendekati distribusi normal dan pada n yang sangat besar, misalnya n=10000, nilai distribusi t sama persis dengan nilai distribusi normal (lihat tabel t pada df 10000 dan bandingkan dengan nilai Z).

Pemakaian uji t ini bervariasi. Uji ini bisa digunakan untuk objek studi yang berpasangan dan juga bisa untuk objek studi yang tidak berpasangan. Berikut contoh penggunaan uji t.

Uji t berpasangan

Contoh kasus. Kita ingin menguji metode pembelajaran baru terhadap tingkat penguasaan materi ajar pada…

View original post 624 more words

STATISTIKA

Uji t dikembangkan oleh William Sealy Gosset. Dalam artikel publikasinya, ia menggunakan nama samaran Student, sehingga kemudian metode pengujiannya dikenal dengan uji t-student. William Sealy Gosset menganggap bahwa untuk sampel kecil, nilai Z dari distribusi normal tidak begitu cocok. Oleh karenanya, ia kemudian mengembangkan distribusi lain yang mirip dengan distribusi normal, yang dikenal dengan distribusi t-student. Distribusi student ini berlaku baik untuk sampel kecil maupun sampel besar. Pada n ≥ 30, distribusi t ini mendekati distribusi normal dan pada n yang sangat besar, misalnya n=10000, nilai distribusi t sama persis dengan nilai distribusi normal (lihat tabel t pada df 10000 dan bandingkan dengan nilai Z).

Pemakaian uji t ini bervariasi. Uji ini bisa digunakan untuk objek studi yang berpasangan dan juga bisa untuk objek studi yang tidak berpasangan. Berikut contoh penggunaan uji t.

Uji t tidak berpasangan

Contoh kasus

Kita ingin menguji dua jenis pupuk nitrogen terhadap hasil padi

1…

View original post 529 more words

Pinarta's Blog

Investment & Indonesia Capital Market

harikaryo

Just another WordPress.com site

Djunijanto Blog

Arek Soeroboyo, Bisa!!!

Pak Guru Bambang's Weblog

BERANILAH TAMPIL BEDA

eunchasiluets

Saatnya Ngampus Bukan Sekedar Status

desywu

My Garden of Words and Thoughts

Indra Putranto

Professional Training and Engineering

ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials

Soldier of Fortune

Into a World of Illusion

ERIK KAKTUS Green Souvenir @ Merchandise

Green Souvenir for Green Wedding and Green Party, Green Campaign Party...

%d bloggers like this: