Ayah Yang Baik

oleh : KH. Abdullah Gymnastiar

ManajemenQolbu.Com:

Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin, Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa’ala aalihi washahbihii ajmai’iin. Saudaraku yang baik, jika anak kita tidak sesuai dengan keinginan, maka sikap yang paling mudah untuk diambil yakni dengan menyalahkan istri. Menyalahkan jaman, atau menyalahkan sekolah. Namun,  apakah semua itu menyelesaikan masalah? Belum tentu.

Karena seorang ayah yang baik adalah ayah yang bertanggungjawab. Ayah yang mempunyai keberanian untuk menyalahkan dirinya sendiri. Yang senantiasa bertanya kepada dirinya,  “ Mungkin saya belum bisa menjadi contoh di rumah? Mungkin uang yang saya bawa bukan uang yang halal ? Mungkin saya belum bisa mendidik anak-anak  untuk bisa mengenali jalan kehidupan yang baik? Atau mungkin saya belum bersungguh-sungguh dalam berdo’a untuk meminta anak yang shaleh? ”

Adalah sebuah mimpi, jika orangtua yang menginginkan anak-anaknya menjadi lebih baik dari dirinya, namun mereka tidak menyadari kekurangan dan kesalahan sendiri. Sulit bagi kita untuk merubah orang lain sebelum kita gigih untuk merubah diri. Dan akan sulit merubah diri sebelum kita berani jujur untuk mengevaluasi kekurangan diri. Wallahu a’lam.

(aep/mikha) © 2003 www.manajemenqolbu.com***

 

*Dari suatu mailist, semoga bermanfa’at🙂