Sebagai anak tunggal di keluarga, mungkin tidak akan terdengar & terlihat aneh lagi bagi saya yang sering dianggap banyak orang sebagai anak yang pendiam & suka menyendiri saat berada dalam keramaian. Namun jujur saya pribadi tidak setuju terhadap pandangan sebelah mata tersebut. Karena kita tidak akan pernah mampu mengenal baik orang yang baru kita kenal walau obrolan pertama kita dengannya bisa terdiri dari banyak topik, sebelum kita beberapa kali melakukan aktivitas bersamanya. Bahkan, ada istilah khas Jawa yang memiliki arti “Cinta datang karena terbiasa”. So, don’t ever judge the book only by its cover.

Sering saya temukan orang-orang yang bila dilihat pertama kali akan menimbulkan kesan pendiam, padahal setelah diperhatikan selama beberapa waktu kemudian orang tersebut ternyata cukup bahkan “terlalu” komunikatif (alias rame & seru) saat ia bertemu & berkumpul dengan handai taulan ataupun keluarganya. Tak jarang pula saya temukan orang-orang yang begitu aktif membagi informasi di social media namun ternyata bersifat cukup kalem & lembut pada aslinya, begitupun yang sebaliknya.

Pada kesempatan kali ini, saya tidak memberitahu secara eksplisit bagaimana karakteristik saya yang sebenarnya, karena Anda akan dapat segera mengetahuinya setelah Anda bertemu & berbincang bahkan melakukan aktivitas-aktivitas positif bersama saya secara langsung di dunia nyata, bukan di dunia maya🙂 .