menggapai secercah harapan dalam ruang rindumu

BAB I

PENDAHULUAN

Perkembangan dunia perbankan yang disertai dengan meningkatnya kompleksitas aktivitas Perbankan semakin mempertegas pentingnya tata kelola perusahaan yang sehat (good corporate governance) dan manajemen risiko yang dapat diandalkan. Kedua hal tersebut merupakan faktor penting yang menjadi perhatian para investor dalam penilaian pilihan target investasinya. Penerapan manajemen risiko pada Perbankan pada dasarnya sudah dilakukan sejak awal pendiriannya, meskipun dengan cara yang masih konvensional dan berkembang sesuai dengan perkembangan kondisi internal dan eksternal.

Pengembangan manajemen risiko pada Perbankan selalu berpedoman pada peraturan Bank Indonesia tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum serta dokumen-dokumen dari Basel Committee on Banking Supervision, terutama konsep Basel Accord II. Pengelolaan risiko pada Perbankan mencakup keseluruhan lingkup aktivitas usaha di Perbankan, berdasarkan kebutuhan akan keseimbangan antara fungsi operasional bisnis dengan pengelolaan risikonya. Dengan kebijakan dan manajemen risiko yang berfungsi baik, maka manajemen risiko akan menjadi strategic partner bagi unit bisnis dalam mendapatkan hasil optimal dari operasi…

View original post 1,629 more words