Good to know🙂

Tulisannya Bocah

Pesatnya perkembangan di pasar modal Indonesia juga dibarengi dengan meningkatnya tindak pidana di bidang pasar modal. Salah satu yang menarik yakni, mengenai perdagangan orang dalam atau lebih dikenal dengan insider trading. Secara teknis, pelaku insider trading dibagi menjadi dua, yakni pihak yang berada dalam fiduciary position, dan pihak yang menerima informasi orang dalam dari pihak pertama (fiduciary position) atau dikenal dengan tippees .

Ketentuan mengenai pihak yang berada dalam fiduciary position terdapat dalam pasal 95 dan 96 UU. No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal. Sementara ketentuan dalam pasal 97 menjelaskan mengenai pihak yang berusaha memperoleh informasi orang dalam. Kemungkinan terjadinya insider trading dapat dideteksi dari ada atau tidaknya orang dalam yang melakukan transaksi atas efek perusahaan tersebut, serta adanya peningkatan atau penurunan harga dan volume perdagangan yang tidak wajar , seperti kasus PT. Gas Negara yang tiba-tiba sahamnya anjlok secara tidak wajar, yaitu sebesar 23,36 persen, dari Rp9.650 (harga…

View original post 2,178 more words