Category: Nuansa Bening & Membeningkan


:: Management06 ::

Oleh Diah Ayu Laras Putri dan M. Sigit Wahyu Kurnianto

Motivasi diri berawal dari dorongan keyakinan dalam diri sendiri untuk menang. Ini dibentuk oleh cita-cita dan impian besar yang akan memotivasi orang untuk meraihnya.Kisah orang-orang sukses bermula dari sebuah impian yang diimplementasikan dalam serangkaian aktivitas sehari-hari.

Impian pun akan bermanfaat juga untuk orang banyak.Nilai-nilai spiritualitas memancar dengan baik dalam diri orang tersebut dan menambah keyakinan bahwa Allah dekat dengan dirinya.

Selain itu, keyakinan untuk menang harus selalu tertanam dalam benak dan hati.Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.Kita meyakini bahwa selain diciptakan untuk beribadah kepada-Nya, juga diciptakan Allah untuk memberikan kemakmuran, kesejahteraan dan kemaslahatan. Oleh karena itu, akan terbentuk optimisme terhadap target keberhasilan.

Seseorang harus mempunyai cita-cita besar yang disertai keyakinan bahwa Allah dekat dan mendampingi melalui hati nurani.Dorongan hati nurani inilah akan mudah diketahui bila kita mempunyai hati yang bersih.Keyakinan bahwa Allah dekat…

View original post 355 more words

:: Management06 ::

  

 

 

 

 

 

 

 

 

View original post

LPDP V Desa Bhinneka

Bedah Film

MERAH PUTIH

Hari ini adalah hari istimewa untuk peserta Program Kepemimpinan LPDP Batch V. Setelah berkunjung ke World Bank, kami menonton film perjuangan dan nasionalisme, Merah Putih, di Pusat Studi Jepang, UI. Film yang berdurasi kurang lebih satu setengah jam  itu mampu menyihir para penonton. Beberapa adegan membangkitkan rasa haru dan semangat nasionalisme. Cerita berkisar tentang perjuangan tentara rakyat dalam melawan Belanda pada masa agresi militer Belanda II di Indonesia. Lima tokoh utama yang memberi banyak warna ke dalam film ini adalah Amir (Lukman Sardi) sebagai seorang guru yang kemudian diangkat menjadi letnan dua, Dayan (T. Rifnu) sebagai seorang pemuda Bali yang bijak dan berkepala dingin, Suryono (Zumi Zola) sebagai seorang priyayi yang menjadi letnan satu, Marius (Darius) sebagai seorang priyayi yang sombong namun perlahan berubah, dan Thomas (Dony Alamsyah) sebagai pemuda berani berwatak keras dari Sulawesi.

Film bermula ketika mereka berada dalam pelatihan sekolah tentara rakyat di…

View original post 451 more words

Kumpulan Khutbah Masjid Istiqlal

(Intisari Khutbah Jum’at 18 Nopember 2005 M / 16 Syawwal 1426 H)
Oleh : Drs.H. Muchtar Ali, M.Hum     

Perubahan dan pergantian zaman merupakan sunnatullah. Oleh karena itu dalam kehidupan kita ini terjadi pergantian generasi dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Masa depan agama, bangsa dan negara salah satunya ditentukan pada hari ini, karena itu setiap kita punya tanggung jawab menghadapi hari esok, yang bisa jadi zamannya sangat berbeda dengan zaman yang kita alami, bahkan tantangan masa depan bisa jadi amat berbeda dengan yang kita hadapi sekarang. Oleh karena itu agama Islam memerintahkan agar kita mempersiapkan generasi atau pemuda dengan sebaik-baiknya.

Rasulullah SAW, memiliki banyak sahabat yang lebih muda dari beliau, bahkan banyak yang jauh lebih muda dari beliau. Ali bin Abi Thalib salah satu pemeluk Islam yang paling awal. Beliau memeluk Islam atas keinginannya sendiri ketika berusia 8 tahun, Beliau senantiasa berada di samping Rasulullah. Beliau juga menyertai Rasulullah…

View original post 1,194 more words

Kumpulan Khutbah Masjid Istiqlal

(Intisari Khutbah Jum’at, 15 Juli 2005 M / 8 Jumadil Akhir 1426 H)

 

Oleh : DR.KH. Zakky Mubarok, MA

 

Seorang sahabat bernama A’wam bin Haris pada suatu saat memasuki sebuah Masjid, tiba-tiba di masjid itu dia jumpai banyak orang bergerombol, ketika dia dekati ternyata kelompok orang-orang itu membicarakan hal-hal yang tak berfaedah, tak ada kaitannya dengan kehidupan duniawi dan ukhrawi dalam ajaran agama, bahkan mereka menjadikan obrolan-obrolan mereka itu hal yang sia-sia. Menjumpai kenyataan inilah kemudian dia datang ke rumah saidina Ali bin Abi Thalib karomallahu wajhah, yang waktu itu beliau sebagai khalifah, kemudian dia melaporkan keadaan seperti itu.

Tiba-tiba saidina Ali karamallahu wajhah mengatakan aku telah mendengar Rasulullah SAW  bersabda, “ketahuilah pasti akan menlanda fitnah yang besar terhadap umat Islam. Pada saat itulah Saidina Ali bertanya kepada Nabi, wahai Rasulullah “bagaimanakah jalan keluar kami, apabila terjadi fitnah besar di kalangan umat Islam ? Nabi ; menjawab…

View original post 725 more words

Muhammad Assad

Ada sebuah istilah yang sangat menarik, “you may lose the battle but you win the war”. Kata battle di sini diistilahkan sebagai perang kecil dan war adalah sebuah perang yang lebih besar. Inilah yang disebut mengalah untuk menang. Kita sering mengartikan bahwa yang namanya mengalah itu ya berarti kalah, padahal tidak demikian. Mengalah bukan berarti kalah, namun mengalah untuk merangkul dan selanjutnya untuk menang. Bagaimana bisa? Simak cerita berikut.

.

Dikisahkan, pada zaman Nabi Muhammad SAW, saat keluar dari rumah , beliau pasti melewati suatu rumah seorang Yahudi yang punya kebiasaan unik, yaitu meludahi Rasulullah dari depan rumahnya. Ini berlangsung setiap hari. YES, EVERYDAY! Lalu apa reaksi Nabi Muhammad? Beliau hanya tersenyum kepada orang yang meludahnya, membersihkan ludah yang menempel di badan atau bajunya, dan pergi meninggalkan yahudi ini.

.

Sebelum saya lanjutkan ceritanya, coba bayangkan bagaimana kalau kita yang ada di posisi Rasulullah yang setiap…

View original post 1,191 more words

Muhammad Assad

Guys sorry for the late posting of #notesfromQatar! Yesterday I was quite busy! Tulisan #NFQ hari ini akan saya dedikasikan untuk orang-orang yang masih senang merokok, terutama teman-teman dan sahabat-sahabat saya sendiri hehe.. Karena saya akan membahas tentang bahayanya merokok! Mungkin dari mereka akan ada yang tidak suka, tapi tetap saya harus memberitahukan. Bukankah suatu kebenaran harus disampaikan meskipun semua orang menentangnya?

.

Rasanya pada masa sekarang ini, baik pria maupun wanita, sudah kenal dengan benda bernama rokok. Mereka pun sebenarnya tahu betul bahwa merokok itu berbahaya, tapi toh masih banyak yang menjadikan rokok sebagai sahabat sejati dikala senang maupun susah. Dari mulai bangun tidur, nongkrong di kamar mandi, setelah makan sampe sebelum tidur pun pasti benda ini dibawa terus.

.

Alhamdulillah saya pribadi tidak merokok, belum pernah mencoba sekalipun, dan tidak ada keinginan untuk mencoba. Dalam tulisan ini saya akan mencoba membahasnya seobjektif mungkin dan menuliskan dengan cara…

View original post 2,420 more words

Muhammad Assad

Today I am so happy! Alhamdulillah, sejak sebulan yang lalu saat saya memutuskan untuk membuat buku #notesfromQatar atau yang biasa disingkat #NFQ, dukungan dari keluarga besar, sepupu-sepupu, para sahabat,dan teman-teman twitter semua sangat luarrrr biasa! Semakin hari, dukungan terus bertambah, terutama dari orang-orang dalam lingkaran terdekat saya. Well, the supports given to me it’s like I’m running for a presidential election hehehe…

.

Kemarin, satu dukungan lagi bertambah dari seorang professor di kampus saya yang bernama Prof. Basma Abdelgafar. Beliau adalah Head of Programme Public Policy, yang sebenarnya tidak langsung mengajar saya karena jurusan yang saya ambil adalah Islamic Finance. Meskipun begitu, hubungan saya cukup dekat dengan beliau karena sering berdiskusi dalam berbagai hal dan juga aktif dalam kegiatan Doha Debates yang biasa ditayangkan di BBC News.

.

Jadi cerita lengkapya seperti ini, kemarin siang saya mendatangi Prof. Basma ke ruangannya. Maksud kedatangan saya adalah ingin berdiskusi dan…

View original post 1,357 more words

Muhammad Assad

Tak terasa sudah setahun lebih saya berada di Qatar. Suka dan duka pastinya ada. Duka-nya tidak perlu dibesar-besarkan, tapi suka-nya harus banyak disyukuri. Tak terasa juga sudah setahun saya menulis #notesfromQatar. Perkembangannya pun sangat menggembirakan. Berdasarkan data statistik wordpress, blog ini sudah dikunjungi lebih dari 40 ribu orang sejak pertama kali dibuat (Oktober 2009). Target saya akhir tahun ini bisa menembus angka 50 ribu.

.

Saya juga mohon doanya, jika Allah SWT ridho dan mengizinkan, #notesfromQatar akan segera dibukukan! Sekarang sedang proses dealing dengan penerbit.. Banyaknya permintaan, disertai dukungan dan semangat dari keluarga, sahabat-sahabat dan teman-teman semua membuat saya sangat bersemangat. Saya percaya niat yang baik akan mudah terealisasi dan diberkahi Allah SWT. Pesen saya cuma satu: Nanti kalau buku #NFQ sudah jadi, tolong dibeli ya! Borong kalo perlu! 😀

.

#notesfromQatar Jumat ini saya akan sedikit melecut teman-teman semuanya untuk menjadi seorang pembelajar seumur hidup dan memahami arti pentingnya pendidikan…

View original post 1,540 more words

Pinarta's Blog

Investment & Indonesia Capital Market

harikaryo

Just another WordPress.com site

Djunijanto Blog

Arek Soeroboyo, Bisa!!!

Pak Guru Bambang's Weblog

BERANILAH TAMPIL BEDA

eunchasiluets

Saatnya Ngampus Bukan Sekedar Status

desywu

My Garden of Words and Thoughts

Indra Putranto

Professional Training and Engineering

ilmu SDM

Rethinking Possibilities, Unleashing Human Potentials

Soldier of Fortune

Into a World of Illusion

ERIK KAKTUS Green Souvenir @ Merchandise

Green Souvenir for Green Wedding and Green Party, Green Campaign Party...

%d bloggers like this: